Dunia Islam Berisi Artikel Islami, Al quran, Kitab Hadits, Arti Mimpi menurut islam, dakwah dan Kisah Islami, Download Murottal Al quran 30 Juz.

Pembuktian Isra Miraj Secara Fisika

by TEGUH T.A , at 10:33 PM , has 0 comments
Isra dan Miraj merupakan peristiwa penting di dalam Islam. Nabi Muhammad saw mendapatkan perintah langsung dari Alloh swt tanpa perantara di tempat yang malaikat Jibril tak mampu mencapainya. Menurut bahasa, Isra artinya berjalan di waktu malam hari, sedangkan Miraj berarti alat (tangga) untuk naik. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad saw di malam hari dimulai dari Malsjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina). Miraj merupakan kelanjutan dari perjalanan Nabi Muhammad saw dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha (langit tertinggi).


isra-miraj

Perjalanan menuju langit ke tujuh hanya memerlukan waktu semalam. Di situlah nabi memperoleh perintah sholat lima waktu, yang wajib dilaksanakan setiap hari. Demikian pula wajib bagi ummatnya.

Di dalam Al Quran juga disebutkan mengenai peristiwa ini:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ


"Maha suci Alloh yang menjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Majidil Aqsha yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami memperlihatkan kepadanya sebahagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. (QS. 17.Al-Isra':1)

Dan tentang mi'raj Alloh menjelaskan dalam QS. An-Najm:13-18:

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى

إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى

لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى



"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." (QS. An-Najm:13-18)

Rasulullah saw melihat secara langsung

Alloh ingin memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya kepada Rasulullah saw. Pada Al Quran surat An Najm ayat 13 di atas, ada kata "Yaro" dalam bahasa Arab yang memiliki arti "menyaksikan langsung". Berbeda dengan kata "Syahida", yang artinya menyaksikan tetapi tidak harus secara langsung. Alloh memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaranNya itu secara langsung.

Pembuktian Isra Miraj Secara Fisika


Physical journey. Di dalam pemahaman secara fisika, banyak orang mempertanyakan kebenaran Isra Miraj; " apakah mungkin manusia melakukan perjalanan sejauh itu hanya dalam waktu kurang dari semalam?". Orang-orang kafir pun menantang Rasulullah saw seperti  diberitakan di dalam Al Quran, surah Al-Israa: 93.

"Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca". Katakanlah: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?"

Juga di dalam sebuah hadits dinyatakan:

"Ketika orang-orang Quraisy tak mempercayai saya (kata Nabi saw), saya berdiri di Hijr (menjawab berbagai pertanyaan mereka). Lalu Alloh menampakkan kepada saya Baitul Maqdis, saya dapatkan apa yang saya inginkan dan saya jelaskan kepada mereka tanda-tandanya, saya memperhatikannya.." (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya).

dan banyak Hadith hadith lainnya.

Peristiwa perjalanan Isra' Mi'raj dan teori relativitas.

Diantara keduanya terdapat faktor persamaan, yaitu keduanya membahas tentang perjalanan dari Bumi ke luar angkasa, lalu kembali ke Bumi. Pada peristiwa Isra Miraj, Rasulullah meninggalkan ummatnya di bumi, untuk bepergian ke Masjidil Aqsha  lalu ke Langit ke tujuh, dalam kasus teori relativitas dimisalkan dua saudara kembar A dan B, dimana saudara kembar B bepergian ke luar angkasa.



Ini saja sudah dapat diambil kesimpulan secara jelas, bahwa peristiwa Isra Miraj adalah benar. Tidak mungkin manusia yang hidup pada 14 Abad silam mencontoh teori di abad ke 20 dengan sangat detail. Tidak mungkin Rasulullah  saw mencontoh teori Albert Einstein yang lahir jauh setelahnya!

Teori Relativitas membahas tentang Struktur Ruang dan Waktu dan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Gravitasi. Teori relativitas khusus menggambarkan perilaku ruang dan waktu dari perspektif pengamat yang bergerak relatif terhadap satu sama lain, dan fenomena terkait. Di sini dikenal istilah dilatasi waktu (delay).

Dalam persamaan matematik, teori Einstein ditulis:

t' = waktu benda yang bergerak
t = waktu benda yang diam
v = kecepatan benda
c = kecepatan cahaya

Kecepatan sebuah benda (v) yang mendekati nilai kecepatan cahaya (c), semakin besar pula efek yang dialaminya (t`): perlambatan waktu. Hingga ketika kecepatan benda menyamai kecepatan cahaya (v=c), benda itu pun sampai pada satu keadaan nol. Demikian, namun jika kecepatan benda dapat melampaui kecepatan cahaya (v>c), keadaan pun berubah. Efek yang dialami bukan lagi perlambatan waktu, namun sebaliknya waktu menjadi mundur (-t').

Pembuktian teori relativitas.

Pembuktian dilakukan pada tahun 1971, dengan menggunakan 2 buah jam yang berakurasi tinggi (High precision Cesium Atom clocks) yang di set pada waktu sama sebelumnya.

Percobaan ini menunjukkan perbedaan waktu pada kedua jam, antara jam yang diletakkan di pesawat Intercontinental yang terbang ke arah timur / barat dengan jam referensi yang diletakkan di U.S. Naval Observatory di Washington, waktu jam di pesawat berkurang/bertambah tergantung arah penerbangan.

Dengan adanya pembuktian itu, Albert Einstein dengan teori relativitasnya secara tidak langsung telah membuktikan bahwa kisah perjalanan Rasulullah saw menuju langit ke tujuh dan kembali lagi, dalam semalam adalah sangat masuk akal. Salah satu aplikasi teori relativitas adalah alat GPS di smartphone anda. Dalam hal ini jam satelit di orbit dibandingkan dengan jam di bumi sebagai faktor koreksi pengiriman sinyal.

Pengetahuan tentang dilatasi waktu antar galaxy merupakan sebuah fenomena menarik. Silahkan saja jika ilmuwan mempelajari fenomena di alam. Mudah-mudahan mereka mendapatkan hidayah dari Alloh Swt. Semoga dapat meningkatkan iman kita kepada sang Pencipta Alam semesta ini. Allohu 'alam.

referensi:

Ilmuwan muslim dan teori relativitas . https://bambies.wordpress.com/2012/03/15/1485/
A New Astronomical Quranic Method for The Determination of The Greatest Speed C).
Die Spezielle Relativitätstheorie.
TEGUH T.A
About
Pembuktian Isra Miraj Secara Fisika - written by TEGUH T.A , published at 10:33 PM , categorized as dalil akli , sholat . And has 0 comments

0 comments Add a comment
Bck
Cancel Reply
loading...
Copyright ©2013 dunia islam by
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->