Amalan yang menurut kita kecil, akan menjadi berharga di sisi الله
karena dikerjakan dengan penuh ta'zhim dan adab serta dengan tata cara
yang betul. Sebaliknya amalan yang begitu besar menurut pandangan
manusia, tidak ada harganya di sisi الله bahkan bisa mendatangkan Murka الله, jika pelaksanaannya tidak disertai ta'zhim serta tidak sesuai syariat.
Oleh karenanya, mengetahui ilmu masail menjadi satu sebab menambah adab kita kepada الله serta meningkatkan kualitasnya.
* Bagaimana hukumnya, sholat memakai songkok air ??
Bagaimana hukumnya sholat dengan memakai pakaian yang belum dicuci / tidak pernah dicuci, seperti songkok (kopyah/peci) anti air ?
Hukumnya diperinci:
a. Hukum sholatnya sah, apabila pakaian tersebut tidak terkena najis. b. Hukum sholatnya tidak sah, apabila pakaian tersebut terkena najis.
Tetapi hendaklah di dalam sholat, selain memakai pakaian suci, juga yang bersih, indah dan rapi.
Mari sebagai pribadi muslim yang baik, tunjukkan bahwa Islam memang benar2 mulia ajarannya, agama terindah dan tertinggi. Moga bermanfaat..
sumber: Al-Iqna' juz 1 hal 106 (Penerbit Al Hidayah Surabaya)
Tafsir Ibnu katsir juz 2 hal 202-203 (cetakan bairut) I'anatuth Thalibin juz 1 hal 80-81.
Oleh karenanya, mengetahui ilmu masail menjadi satu sebab menambah adab kita kepada الله serta meningkatkan kualitasnya.
ilustration by majelismunajat.com |
* Bagaimana hukumnya, sholat memakai songkok air ??
Bagaimana hukumnya sholat dengan memakai pakaian yang belum dicuci / tidak pernah dicuci, seperti songkok (kopyah/peci) anti air ?
Hukumnya diperinci:
a. Hukum sholatnya sah, apabila pakaian tersebut tidak terkena najis. b. Hukum sholatnya tidak sah, apabila pakaian tersebut terkena najis.
Tetapi hendaklah di dalam sholat, selain memakai pakaian suci, juga yang bersih, indah dan rapi.
Mari sebagai pribadi muslim yang baik, tunjukkan bahwa Islam memang benar2 mulia ajarannya, agama terindah dan tertinggi. Moga bermanfaat..
sumber: Al-Iqna' juz 1 hal 106 (Penerbit Al Hidayah Surabaya)
Tafsir Ibnu katsir juz 2 hal 202-203 (cetakan bairut) I'anatuth Thalibin juz 1 hal 80-81.