Dunia Islam Berisi Artikel Islami, Al quran, Kitab Hadits, Arti Mimpi menurut islam, dakwah dan Kisah Islami, Download Murottal Al quran 30 Juz.

Hakikat Syukur Nikmat, Tausiah Kyai

by TEGUH T.A , at 10:22 AM , has 0 comments
Kita datang ke dunia ini bukan atas kemauan kita. Kita datang ke dunia ini adalah atas kehendak Alloh SWT. Manusia dating ke dunia bukan atas kehendak manusia. Manusia datang ke dunia atas kehendak penciptanya. Bukan atas kehendak raja-raja, bukan atas kehendak cendikiawan, bukan atas kehendak pemerintahan-pemerintahan, manusia datang ke dunia ini atas kehendak Penciptanya, Alloh Jalla Jalaluhu.


syukur nikmat iman
Untuk apa manusia didatangkan oleh Alloh swt ke dunia ini? Manusia didatangkan oleh Alloh swt ke dunia ini untuk satu maksud yang besar yaitu untuk menerima amanah yang besar, amanah yang pernah di tawarkan ke langit, ke bumi, gunung-gunung. Semuanya ketakutan menerima amanah ini dan amanah ini di berikan kepada manusia.

Amanah yang besar siapa saja yang bisa menunaikan amanah ini, menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, maka dia akan menjadi kekasih-kekasih Alloh. Di dunia dia akan mendapat berkah dari segala arah, kemudian kalau dia mati kuburnya menjadi pertamanan surga, kemudian di padang mahsyar dia menempati tempat-tempat kemulyaan, kemudian dia akan di giring menuju surganya Alloh swt.

Kehidupan yang kekal abadi selama-lamanya istana-istana dari emas, istana-istana dari intan di kumpulkan bersama wali-wali Alloh di kumpulkan bersama para nabi para rasul, tambah hari tambah mulya, tambah hari tambah nikmat selama-lamanya. Tetapi bila manusia ini tidak menunaikan amanah dengan baik tidak menjaga amanah dengan baik, menyia-nyiakan amanah tadi, tidak memperhatikan sebenar-benarnya amanah itu, maka di dunia dia akan mendapatkan macam-macam kerugian, dia akan mendapatkan kehidupan ( kehidupan yang sempit ) dan kemudian kalau dia mati kuburnya akan
menjadi lobang dari lobangnya api neraka.

Kemudian di padang mahsyar dia lebih menderita lagi 50 ribu tahun dia berdiri dalam kesusahan dan ketakutan dalam kehawatiran dan penyesalan kemudian dia akan di lemparkan ke api neraka jahannam selama- lamanya inilah akhir dari kehidupan anak manusia, manusia tidak akan selesai hidupnya tidak akan selesai cerita kehidupanya sebelum sebagian ke surga sebagian ke neraka

Manusia macam-macam bangsa, macam-macam pekerjaan, macam-macam jabatan, macam-macam keadaan, tapi pada ahirnya dua golongan saja, golongan ahli surga atau golongan ahli neraka tidak ada gologan ketiga. Hadirin yang dimulyakan yang mengikuti petunjuk Alloh yang di bawa oleh Rasululloh saw, inilah manusia yang di calonkan penghuni-penghuni surga yang lain adalah semua berbondong-bondong menuju neraka tidak ada tawar - menawar dalam hal ini ini keputusan Alloh yang tidak bisa di rubah, sebagaimana Alloh telah memutuskan bahwa kita ke dunia ini bisakah kita menolak, ya to?

Tau - tau kita sudah lahir ke dunia ini kita tidak bisa menolak kenapa kita lahir tidak sebagai orang arab kita kenapa lahir sebagai orang jawa, kenapa kita lahir bukan sebagai orang eropa, kita lahir sebagai orang madura, kenapa kita lahir sebagai orang Kalimantan, orang Indonesia, kita tidak bisa menolak. Kita datang ke dunia kita tidak bisa menolak, Alloh yang telah mendatangkan kita juga ada waktunya. Alloh memindahkan kita ke alam kubur maka kita tidak bisa menolak. Begitu juga Alloh swt membangkitkan kita ke padang mahsyar, juga kita tidak akan bisa menolak juga. Begitu juga ketika terjadi pengumuman, sebagian manusia harus ke surga sebagian harus ke neraka juga kita tidak bisa menolak. Ini tidak ada tawar menawar.

Wah, perkara ini saya ga mau pak, saya tidak mau untuk ke neraka, tapi saya juga tidak mau berjuang untuk menuju surga, tidak bisa. Tidak ada pilihan trima ke surga trima keneraka, taat kepada Alloh ke surga, tidak taat pada Alloh ke neraka

Hadirin yang dimulyakan Alloh SWT, Apakah tanggung jawab Alloh yang di berikan pada manusia, tanggung jawab itu diringkas dalam dua kalimat syahadat. Tanggung jawab pertama hadirin yang semulyakan adalah mengenal Alloh mengenal keagungan Alloh kehebatan Alloh kekuasaan Alloh yang menciptakan kita, menciptakan alam semesta, menciptakn langit, menciptakan bumi, menciptakan daratan, menciptakan lautan, menciptakan alam semesta dengan segala tertibnya.

Dialah yang menertibkan pohon-pohon sehingga pohon itu teratur ini pohon apel tertibnya begini, ini pohon mangga tertibnya begini ini pohon kelapa tertibnya begini
dialah yang mengatur segalanya dialah yang membundarkan buah-buahnya yang
menguningkan daun-daunya yang memaniskan rasanya dialah Alloh yang menjalankan
segalanya dialah yang menjalankan matahari dialah yang menenggelamkanya. Yang
menertibkanya dialah yang mengatur bulan bintang-bintang yang jumlahnya
bertriliyun-triliyun tidak ada yang bisa menghitung dialah yang membikin cuaca
sehingga ada cuaca hujan ada cuaca kering.

Dialah yang mengatur lautan sehingga lautan bergelombang dengan gelombang tertentu sehingga berjuta-juta, bertrilyun-triliyun ikan di sana, dialah yang menumbuhkan makanan-makanan di lautan untuk makanan ikan tidak ada habis-habisnya di makan beribu-ribu tahun. Dialah yang menumbuhkan makanan-makanan untuk manusia-manusia, binatang-binatang di bumi ini dengan segala macamnya. Dialah Alloh tidak tuhan selain Alloh, tidak yang bisa di agung-agungkan sebenar-benarnya selain Alloh. Tidak ada yang bisa di takuti selain Alloh karna seluruh kebaikan yang ada dalam diri kita seluruh kebaikan yang ada dalam keluarga kita, seluruh kebaikan yang ada di alam semesta ini semuanya hanya dari Alloh, maka tidak ada yang pantas diharap selain Alloh swt. Tidak ada bahaya yang ada dalam diri kita,
kelurga kita ummat manusia semua di dunia di ahirat di neraka kecuali semua
juga hanya dari Alloh maka tidak ada yang di takuti sebenar-benarnya kecuali
hanya Alloh swt.

Dialah Alloh Al Basyir yang maha melihat, yang memberikan penglihatan pada manusia kepada jin kepada para malaikat kepada macam-macam mahluknya. Dialah Alloh as Samii’, yang maha mendengar, yang memberikan pendengaran pada manusia, memberikan pendengaran kepada binatang binatang, kepada malaikat, kepada jin dan kepada mahluk-mahluk yang lain.

Dialah Alloh yang maha agung, yang maha suci, apa saja yang terlintas di hati
Kamu, ketahuilah semunya tidak seperti itu. Alloh lebih agung dari segala yang
kamu pikirkan, lebih hebat dari segala yang kamu pikirkan, tidak bisa diukur oleh
otak manusia, tidak boleh di ukur oleh hati manusia.

Alloh yang maha mutlak, yang maha besar, yang maha agung, yang maha bijaksana, yang maha rohman, yang maha rohim, yang memelihar kita ketika kita dalam perut ibu kita dalam kegelapan. Dialah Alloh yang memelihara kita yang memberi- makan
kepada kita. Dialah Alloh, ketika kita lahir maka Alloh jadikan ibu kita sayang kepada kita.

Dialah Alloh yang memelihara kita sehingga keluar air susu dari ibu kita. Dialah Alloh maha segalanya. Kalau orang kenal kepada Alloh maka dia akan mengagungkan Alloh, mencintai Alloh, tunduk kepada Alloh, mengingati Alloh, merasa dekat kepada
Alloh. Harapannya hanya kepada Alloh, merengek-rengek kepada Alloh, merasa gembira bila taat pada Alloh merasa satu keberuntungan yang sangat besar ketika dia diizinkan oleh Alloh untuk berkenalan dangan Alloh.

Seorang ulama berjalan di satu kampung -tiba-tiba dia melihat satu orang dalam keadaan sakit keras, kulitnya penuh dengan gudikan dengan penyakit
Lepra. Dalam keadaan yang sangat mengerikan tetapi mulut dia selalu memuji Alloh.
“Alhamdulillah. . Alhamdulillah”. Maka ulama tadi heran dan bertanya, “tuan, dalam keadaan sakit seperti ini kulitmu sudah habis dimakan penyakit, kamu tidak punya
rumah lagi di pinggir jalan seperti ini, tetapi engkau senantiasa memuji-muji
Alloh, alhamdulillah Alhamdulillah. Nikmat apa yang telah Alloh berikan kepada
kamu?”

Maka orang yang sakit tadi mengatakan, “Tuan, alangkah bodohnya tuan. Engkau
lihat orang kampung ini, berapa ribu orang jumlahnya? beribu-ribu orang bukan?
Beribu-ribu orang ini yang diijinkan oleh Alloh untuk berkenalan dengannya ya cuma saya sendiri. Yang lain-lain tidak kenal pada Alloh. Bagaimana saya tidak
bersyukur kepada Alloh? Tidak memuji muji Alloh?”

Ini nikmat yang sangat besar. Orang akan merasa mendapat nikmat besar bila dapat berkenalan dengan raja-raja, berkenalan dengan presiden-presiden. Bagaimana orang yang berkenalan dengan pencipta seluruh raja-raja, pencipta seluruh presiden, pencipta seluruh manusia, pencipta seluruh jin, pencipta seluruh alam, pencipta langit, pencipta bumi? Betul-betul nikmat yang besar!

Kalau kita punya umur 1000 tahun pun tidak cukup untuk mensyukuri nikmat
ini, karunia yang sangat-sangat besar. Kalau orang ini menganggap karunia biasa, sesungguhnya ini adalah sebodoh-bodohnya manusia, berkenalan dengan Alloh di anggap biasa ini setolol-tololnya manusia, berkenalan dengan Alloh dianggap perkara
biasa ini setolol-tolol manusia. Ini perkara luar biasa.

Orang mengenal Alloh ini perkara yang luar biasa, tapi saking tololnya manusia, maka manusia mengenal bulan dianggap luar biasa, mengenal matahari dianggap satu kehebatan, mengenal virus-virus dianggap suatu kehebatan, mengenal antariksa dianggap suatu kehebatan, mengenal tumbuh-tumbuhan dianggap suatu kehebatan. Orang mengenal tumbuh-tumbuhan, maka jadi doctor tumbuh-tumbuhan.

Beberapa tahun yang lalu di kediri dan bertemu dengan orang korea, dia bagian menanam semangka. Dia bertahun tahun meneliti semangka, sehingga dia ahli dalam menanam semangka. Maka dia dapat gelar doctor, doktor semangka. Dia gembira dengan mengenal semangka saja dia gembira dihormati digaji. Dia adalah dokter. Dokter apa pak kamu ? Docter semangka.

Tetapi Hadirin yang dimulyakan Alloh SWT manusia mengenal asma-asmanya Alloh swt, mengenal sifat-sifat Alloh swt jauh-jauh lebih besar dari mengenal apapun saja
inilah ilmu yang terbesar inilah karunia yang terbesar yaitu mengenal Alloh
sehingga tertanam di dalam hati kalimat laa ila ha illAlloh.

Perkara besar ini kalau kita tidak punya uang, tidak punya anak, tidak punya istri, ga punya apa-apa, tapi punya satu ini saja, maka kita ini sebetulnya sudah sekaya - kayanya manusia, seberuntung-beruntungnya manusia, karna sebentar lagi kita akan menjadi raja di surganya Alloh.

Jadi orang iman ini bersyukur, nikmat agama inilah yang kita pantas bergembira ria dengannya ini lebih baik dari pada seluruh yang dikumpulkan orang-orang kafir, harta benda, tehnologi, pangkat, jabatan semua ga ada apa-apanya dibanding nikmat iman, nikmat tertanamnya kalimat laa ila hailllAlloh, maka orang beriman ini tidak layak, tidak pantas untuk melirik kenikmatan - kenikmatan yang diberikan oleh Alloh kepada
orang kafir.

Kita ini melototi kemewahan-kemewahan orang yang tidak beriman ini sudah satu kerugian sudah satu kebodohan, sudah sesuatu hal yang tidak pantas. Kita sudah diberi rumah dari emas ko' kita melirik rumah yang dari gedeg, inikan namanya orang tidak benar otaknya.

Simak juga: Inilah Alasan Dunia Diciptakan
TEGUH T.A
About
Hakikat Syukur Nikmat, Tausiah Kyai - written by TEGUH T.A , published at 10:22 AM , categorized as dakwah , tausiah . And has 0 comments

0 comments Add a comment
Bck
Cancel Reply
loading...
Copyright ©2013 dunia islam by
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->